MUSIK TEKNOLOGI MIDI

Februari 11, 2017

MIDI, PERJALANAN & PERKEMBANGANNYA

1981: Dave Smith dari Sequential Circuits mengetengahkan proposal standarisasi interface untuk Synthesizer atau Universal Synthesizer Interface (USI) pada konvensi AES (Audio Engeneering Sociaty) di New York yang merupakan cikal bakal MIDI (Musical Instrument Digital Interface).

1982: Roland merupakan pemberi konstribusi yang paling besar pada spesifikasi USI, nama MIDI disepakati sebagau pengganti USI dan Prophet-600 dari Sequential Circuit merupakan Synthesizer yang pertama dilengkapi dengan MIDI.

1983: Pada NAMM Show Prophet-600 dan Roland Jupiter-6 melakukan komunikasi antar Synthesizer via MIDI. Yamaha memproduksi DX-7 dan MMA atau (MIDI Manufactures Association) dan JMSC (Japan MIDI Standards Committee) serta IMA (International MIDI Association) didirikan.

1984: JLCooper memperkenalkan pengontrol lampu dengan MIDI (MIDI Controlled Lighting Unit). Roland memproduksi SBX-80 interface MIDI dan SMPTE. Yamaha memproduksi D-1500 Signal Processor yang pertama menggunakan MIDI program Change. Emu memproduksi Sampler Emulator-II dengan 17 detik sampling time yang dilengkapi dengan MIDI.

1985: ATARI memproduksi computer yang pertama dilengkapi dengan MIDI Port dan menguasai seluruh pasar Eropa. Sound Designer bekerja sama dengan Machintos dalam produk Audio Digital. Southworth, Mark of the Unicorn serta Opcode memperkenalkan produk produk MIDI mereka.

1986: JL Cooper memperkenalkan MAGI 16-channel mixer dengan MIDI Automation system dan MIDI MUTE 8-channel Sequencer Controller muting.
MEGAMIX dari MID Inc., mengeluarkan automation mixer yang menggunakan computer (PC) sebagai controller. AKAI memproduksi MPX-820 stand olone mixer yang menggunakan MIDI sebagai controller. MIDI/XLV dari Clarity’s merupakan produksi automation buat LEXICON 224 XL via MIDI, sedangkan LEXICON PCM-70 adalah produksi LEXICON yang pertama yang menggunakan MIDI untuk mengontrol parameter signal processor secara individual via MIDI continous controllers.

1987: MMA menetapkan implementasi MIDI TIME CODE MTC interface MIDI-SMPTE dan SAMPLE DUMB STANDARD interface MIDI dengan Digital Audio. Lota 8-Channel MIDI fader (controller) dipasarkan dengan harga di bawah $US 500. Digidesign memproduksi Q-Sheet, Automisasi MIDI Events untuk Machintos yang dilengkapi dengan MTC dan SMPTE. ADA memproduksi MP-1, MIDI controller untuk mengontrol preamp tabung (Tube preamp).

1988: Alchemy memproduksi alat transmisi Digital Audio lewat SCSI pada Ensoniq EPS dan Emulator III. Digidesign memperkenalkan DSP board yang pertama untuk computer Mac II. Digitech memproduksi IPS-33 harmonic instrument via MIDI. Alesis memproduksi Quadraverb salah satu signal processor MIDI yang banyak digunakan.

1989: Lone Wolf memproduksi MIDITap, MIDI network untuk studio. Digidesign memproduksi Sound Tools, basic Integrated MIDI Sequencer dengan Hrd-Disk recorder. TASCAM memperkenalkan 688 MIDI Studio dan FOSTEX memproduksi R-8 multitrack recorder dengan MTC-1 cikal bakal MIDI Machine Controller (MMC).

 

 

Iklan

Oktober 12, 2010

Keyboard Yamaha PSR-E323


* Kemampuan Song Lesson “Keys to Success”
* Total suara 482 instrument berkualitas tinggi dan 106 accompaniment styles
* Music Database: 100 judul lagu untuk penemuan secara cepat di keyboard
* Kemampuan khusus Merekam dengan Mudah :2-track
* Tombol Portable Grand menjadikan Anda secara cepat mendapatkan suara piano grand Yamaha yang terkenal di dunia

Keyboard Yamaha PSR E323 merupakan instrumen dengan sentuhan sensitif dengan kemampuan 482 dinamis, suara otentik, dengan 361 suara XGlite, 12 drum kit dan kit efek suara. Yamaha PSR-E323 juga memiliki gaya iringan 106 dan 102 built-in lagu. Musik database dengan 100 lagu yang langsung menetapkan seluruh instrumen dengan mencocokkan sebuah irama musik yang diinginkan. Khusus dua jalur Easy Fitur Recording memungkinkan Anda merekam dan menyimpan hingga lima lagu asli Anda – cukup banyak untuk tujuan mencipta lagu dan tujuan praktek.

Keyboard Yamaha PSR-E323 ini memiliki soket MIDI IN/OUT.

Harga Rp. 2.400.000,-

www.pelopor.com

Agustus 12, 2010

Driver Sound Card untuk Windows

Ada beberapa driver yang digunakan oleh Windows sampai saat ini ada tiga yaitu MME, WDM & ASIO.

MME
Pada awalnya ada MME, tapi tanpa standard untuk high-performance dan oleh sebab itu dihindarkan oleh pengguna profesional, driver ini merupakan sebuah standard Microsoft yang mudah dalam pembuatan code nya.
Setiap aplikasi audio berdasarkan Windows akan begitu mendukung keberadaan ini, merupakan bagian yang dasar dari windows dan jika aplikasi tersebut tidak men support driver ini maka aplikasi-aplikasi ini tidak akan bisa berjalan. Jadi, jika kita tidak punya pilihan lain, kita dapat selalu memastikan bahwa setiap aplikasi audio akan menggunakan driver ini.

WDM
WDM adalah standard paling baru untuk driver multimedia di sistim operasi Windows. Dimulai dengan Windows ME dan dilanjutkan sampai Windows 2000 dan XP. Sekarang ada patches untuk membuat WDM berjalan di Windows 98 Second Edition. tapi ini tidak akan berjalan pada Windows 98 original release. Driver ini lebih tinggi kemampuannya daripada driver MME, sebanding dengan ASIO, berkemampuan seperti WDM yang sangat bergantung pada para pembuat Sound Card dan driver.

ASIO (Audio Streaming Input/Output)
ASIO adalah sebuah protokol transfer audio beragam channel  yang digunakan oleh banyak peralatan MIDI.
Driver ASIO telah dikembangkan untuk high-performance dan low-latency yang ditujukan pengguna studio profesional. Oleh karena itu, ini bukan selalu sebuah pilihan, sedikit sound card dan program aplikasi musik mendukung ASIO. ASIO bukan suatu bagian default  dari sistim Windows, driver ini dibuat oleh industri pihak ketiga, dan oleh sebab itu, dalam penggunaannya kita harus memastikan dua hal, pertama, sound card kita memiliki driverASIO sebagai bagian dari bundel driver nya, kedua, kita memastikan bahwa program aplikasi musik yang kita gunakan dapat mendukung ASIO dengan baik.

Semua program aplikasi Steinberg mendukung ASIO (merekan memainkan peranan besar dalam pembuatan ASIO), tapi Cakewalk, contohnya, tidak mendukung ASIO, jadi kita harus menggunakan driver WDM atau MME untuk sound card kita.

Dalam pengalaman pribadi, ASIO nampaknya menjadi driver yang paling baik dengan alat yang telah saya gunakan, tetapi driver ini dulunya kurang didukung oleh sound card dan program aplikasi musik, tapi seiring waktu, banyak sound card yang memulai menyertakan driver ASIO sebagai bagian dari paket penjualannya.

Banyak konsumen yang memiliki sound card tidak mempunyai driver ASIO yang adalah target sebuah studio musik, driver ASIO tidak diperlukan untuk Game, pemutar musik MP3, DVD dan yang lainnya berhubungan dengan tugas normal komputer. Jika kita ada pada situsai ini, kita bisa mencoba  driver ASIO4All yang bisa digunakan untuk semua sound card standard.

www.pelopor.com

Juli 8, 2010

ACID XPRESS 7

ACID Xpress adalah program musik gratis, versi program ACID untuk music recording 10-track, editing dan mixing.
Sangat mudah digunakan, bahkan jika kita tidak pernah mencoba pembuat musik berdasarkan “loop-based” sebelumnya.
Hanya meletakkan beberapa loop, tempatkan beberapa loop ke dalam sebuah track dan mainkan kembali.
Setiap loop yang kita pilih akan jalan bersama karena ACID Xpress menyamakan tempo dan pitch secara otomatis.
Bila sudah siap, publikasikan lagu-lagu nya ke ACIDplanet.com.

ACID Xpress mempunyai 7 fitur:
BARU! Inline MIDI editing
BARU! Multiple events per track
BARU! Video scoring track
BARU! Punch-in recording
BARU! Freehand envelope drawing
BARU! Alternate time signature support
BARU! Show Me How interactive tutorials
BARU! Unlimited MP3 encodes
BARU! ACIDplanet news and profile access
Live audio recording
Publish to ACIDplanet.com
10 tracks

www.pelopor.com

Mei 12, 2010

Cakewalk Pro Audio

Sequencer Cakewalk mempunyai kemampuan untuk memadukan data MIDI dan Audio disertai kelengkapan fasilitas editing MIDI & Audio yang bermanfaat untuk praktisi musik.
Dengan Cakewalk Pro Audio 9.0 kita bisa memainkan dan merekam data MIDI dan Audio, dapat menggabungkan data MIDI & Audio, memproses data MIDI & Audio dengan fasilitas yang lengkap, memproses data audio dengan efek suara seperti reverb, equalizer, vibrato, distorsi, dll.

www.pelopor.com

Mei 5, 2010

Mengatasi keterlambatan bunyi setelah menekan tuts keyboard

Filed under: Home Recording — pelopor @ 12:23 am
Tags: , , , , , ,

Merekam data MIDI dari keyboard ke komputer PC/laptop/notebook bisa menggunakan software sequencer REAPER, kelebihan dari REAPER ini bisa ditambahkan plug-in VST dan VSTi. Jadi kalau ada masalah respons/delay bunyi yang terlambat pada waktu menekan tuts keyboard menggunakan sequencer seperti CAKEWALK yang memakai driver Microsoft GS Wavetable SW synth pada MIDI Out port, sekarang bisa diatasi dengan menggunakan REAPER.

www.pelopor.com

Januari 27, 2010

Tutorial Musik Teknologi MIDI

Untuk melihat Tutorial Musik Teknologi MIDI, silahkan langsung kunjungi:
musicmall.com/cmp/tutindex.htm

Membuat lyrik (text karaoke) dengan Cakewalk

Dengan Cakewalk, kita bisa menambahkan lyrik (text karaoke) dari sebuah MIDI file. Caranya adalahsebagi berikut:
Buka MIDI file yang akan kita buat lyriknya,
Pada track melody, kita pilih dengan klik mouse, kita buka view “Staff”,
Pada window Staff akan nampak tampilan not-not balok, kita klik Mode Lyrick (kotak kecil dengan huruf L),
Setelah itu kita arahkan mouse ke posisi dibawah not balok yang akan kita tulis lyriknya ( letaknya dibawah garis paranada sampai muncul gambar pensil),
Bila sudah muncul gambar pensil, kita klik mouse, kemudian muncul kotak kecil untuk menuliskan suku kata lyrik,
Membuat text karaoke dengan Cakewalk
Lakukan memasukkan lyrik lagu sampai akhir melody,
Setelah selesai, keluar dari window Staff dan kita bisa melihatnya dengan memilih pada menu View – Lyrics, maka akan terlihat lyrik lagu yang sudah kita buat sebelumnya mengikuti melody lagunya.
Akhirnya kita Save pada format .mid dan file midi ini bisa kita mainkan pada alat musik keyboard yang mempunyai fasilitas menampilkan lyric untuk ber karaoke.
Silahkan mencoba.

www.pelopor.com

Januari 5, 2010

Software untuk Home Recording

Software untuk merekam audio & MIDI ada jenis yaitu software shareware (bayar lisensi) dan freeware (bebas bayar). Contoh software yang shareware seperti SONAR, CUBASE, FRUITYLOOP, REAPER (khusus REAPER walaupun masa trial nya sudah habis tetapi fasilitas nya masih bisa digunakan walaupun kita belum membeli lisensi), sedangkan yang freeaware adalah: Music Studio Producer, Sony ACID EXPRESS, MU-LAB, AUDACITY, KRISTAL, dll. dapat di-download dari internet dengan gratis. Selain itu, kalau kita membeli sound card yang khusus audio recording biasanya sudah disertakan sotware audio recording yang cukup bagus dan sudah sangat memadai buat melakukan proses perekaman. Begitu juga efek-efek plugins DirectX maupun VST saat ini sudah banyak tersedia secara gratis di internet.

Ada juga Software untuk mastering yaitu program yang dipakai untuk memproses hasil mixing stereo (2 track L/R) sehingga lagu menjadi layak dengar dan memiliki kualitas maupun kekerasan suara yang setara secara komersil. Lagu hasil mastering inilah yang biasa kamu dengar pada kaset maupun cd komersil dan disebarluaskan. Contoh software tersebut adalah WaveLab dan Sound Forge kalau yang freeware-nya Wavosour, Soundengine dll.

Sumber Info: http://produser-eksekutif.blogspot.com/2008/10/home-recording-atau-rekaman-di-rumah.html

Info Musik Teknologi MIDI: www.pelopor.com

Sound Card untuk Home Recording

Sound card merupakan elemen yang paling penting pada rekaman berbasis komputer, karena kualitas suara yang akan dihasilkan sangat ditentukan oleh sound card ini. Sound card atau biasa juga disebut audio converter terbagi menjadi beberapa bentuk yaitu, onboard, PCI, USB dan firewire. Sound card dengan koneksi USB maupun firewire pada mulanya ditujukan buat para pengguna laptop, tetapi saat ini tidak lagi. Sound card mempunyai resolusi dan sample rate : 16bit/44.1KHz, 24bit/96KHz, 24bit/192KHz dll. Semakin besar resolusi maupun sample rate-nya maka kualitas suara yang dihasilkan akan semakin baik walaupun pada akhirnya lagu akan di-burn ke CD yang hanya memiliki resolusi 16bit/44.1KHz. Jumlah input maupun output sound card ada yang hanya masing-masing 1 dan ada yang 2, semakin banyak jumlah inputnya maka semakin banyak instrumen / sumber suara yang dapat kita rekam secara bersamaan pada satu waktu, misalkan untuk merekam drum dibutuhkan 8 input sehingga snare, tom, floor, kick, crash, chinese, ride, hihat dll dapat direkam secara bersamaan dengan masing-masing track yang terpisah. Tetapi, apabila hanya ingin merekam gitar, bass, vokal atau keyboard secara overdub (satu-persatu / dalam waktu yang tidak bersamaan) maka cukup menggunakan sound card yang memiliki 2 input. Selain itu, biasanya sound card juga memiliki fasilitas koneksi yang berbagai macam seperti digital I/O S/PDIF, AES-EBU, MIDI dll. Contoh sound card khusus audio yang biasa dipakai untuk keperluan rekaman yaitu ESI, M-Audio, Echo, E-Mu dll.

Software-software musik memerlukan driver sound card tertentu agar dapat berfungsi secara optimal. Beberapa macam driver tersebut yaitu:

1. ASIO (dipakai pada Tracktion, Cubase, Nuendo, Logic, Guitar Rig dll)

2. MME (Cooledit, Cakewalk, Cegas, Winamp, dll),

3. WDM (Sonar, Power DVD, dll)

4. GSIF (Gigastudio 2.42 atau diatasnya)

ASIO merupakan driver yang dikembangkan oleh Steinberg dan paling banyak dipakai oleh software-software populer saat ini. Pada sound card onboard, SB Live dan sound card sejenisnya tidak memiliki driver ASIO sehingga akan menghasilkan “latency” yang sangat tinggi pada saat melakukan perekaman. Latency adalah jeda atau keterlambatan sinyal yang terdengar (output) pada saat perekaman (input) dilakukan, biasanya dalam satuan milidetik. Jadi misalkan kita teriak “Aaa” sekarang, maka beberapa milidetik kemudian baru terdengar “Aaa” di speaker / headphone kita. Kalau hanya 1 hingga 5 milidetik tidak masalah, tapi kalau 400 sampai 1000 milidetik apakah dibilang tidak bermasalah? Tapi jangan kuatir, saat ini sudah ada driver ASIO yang dapat dipakai pada sound card biasa tersebut, namanya ASIO4ALL. Driver ini dapat didownload secara cuma-cuma di www.Asio4All.com.

Info: http://produser-eksekutif.blogspot.com/2008/10/home-recording-atau-rekaman-di-rumah.html

Info Kabel MIDI: www.pelopor.com

Laman Berikutnya »

Blog di WordPress.com.