MUSIK TEKNOLOGI MIDI

Juni 15, 2016

Bermain Chord C dan G, bersama Rhythm

12. Tekan tombol “start” rhythm dengan tangan kanan Anda sedangkan tangan kiri Anda mainkan Chord “C”. Iringan musik (accompaniment) akan mulai berbunyi.

Alternatif, tekan tombol “synchro-start” (jika ada). Musik pengiring akan mulai berbunyi segera ketika  tangan kiri Anda menyentuh not pada tuts keyboard.

Biarkan Chord C dan rhythm bermain untuk sementara, kemudian ubah ke Chord G.

Setelah beberapa saat tukar kembali ke C.

Info:
pelopor.com

Iklan

Juli 12, 2009

TANDA SUKAT – TIME SIGNATURES

Filed under: Teori Musik — pelopor @ 6:09 am
Tags:

Pada setiap permulaan musik, dituliskan sebuah tanda sukat (Time Signature). Tanda sukat ini terdiri dari dua angka yang disusun ke bawah seperti angka pecahan:

timesignature

Angka yang di atas (pembilang) menunjukkan jumlah ketukan di dalam satu birama.
Angka 2 menunjukkan ada dua ketukan pada setiap birama.
Angka 3 menunjukkan ada tiga ketukan pada setiap birama.
Angka 4 menunjukkan ada empat ketukan pada setiap birama.
Sedangkan angka yang di bawah (penyebut) menerangkan jenis not yang memperoleh satu ketukan.
Jadi angka 4 berarti menunjukkan sebuah not seperempat memperoleh satu ketukan.

RUAS BIRAMA – THE MEASURE

Filed under: Teori Musik — pelopor @ 5:40 am
Tags:

Musik dibagi menjadi dalam ruas-ruas birama dengan menggunakan garis birama (Bar Lines).
Contoh garis birama:
ruasbirama1

Jarak antara dua buah garis birama disebut dengan Ruas Birama.
Contoh ruas birama:
ruasbirama2

Bila suatu bagian musik berakhir, digunakan Birama garis ganda.
Contoh garis ganda pada suatu birama terakhir:
garispenutup

Mei 30, 2008

Musik untuk Keseimbangan Otak

Filed under: Buku Musik,Musik MIDI,Piano Digital,Teori Musik,Vocal — pelopor @ 11:05 pm

Bila kita pernah menonton film Perancis berjudul Les Choristes (2004) yang berkisah tentang kehidupan di sekolah khusus anak nakal, sekali lagi kita diingatkan betapa keindahan musik dapat mengalahkan kekerasan. Dalam film yang mendapat beragam penghargaan internasional bergengsi itu diceritakan bagaimana bocah-bocah nakal itu akhirnya menjadi “jinak” setelah diajari menyanyi.

Banyak sudah penelitian yang membuktikan bahwa musik memberikan banyak manfaat kepada manusia. Antara lain merangsang pikiran, memperbaiki konsentrasi dan ingatan, meningkatkan aspek kognitif, dan membangun kecerdasan emosional. Musik juga dapat menyeimbangkan fungsi otak kanan dan otak kiri sehingga menyeimbangkan aspek intelektual dan emosional.

Dengan demikian, tidaklah berlebihan bila musik dikatakan sebagai pendidikan humanis. Itulah sebabnya siswa yang terbiasa mendapatkan pendidikan musik akan tumbuh menjadi manusia yang berpikiran logis, cerdas, kreatif, mampu mengambil keputusan, serta mempunyai empati.

Sayangnya pendidikan formal di Indonesia kurang menekankan keseimbangan antara aspek intelektual dan emosi karena hanya menekankan perkembangan intelektual. Buktinya tawuran pelajar sering terjadi dan siswa SD seringkali terbebani dengan padatnya mata pelajaran sehingga sekolah justru mengurangi keceriaan masa kecil anak.

Di Amerika, siswa SD nya, misalnya, mendapatkan pelajaran musik selama 80 menit setiap minggunya, sehingga mereka sudah dapat membuat koor dengan aransemen-aransemen sulit dan memainkan beberapa instrumen. Di tingkat SLTP pelajaran musik diperdalam sesuai minat masing-masing. Pendidikan musik di SMU ditekankan untuk menyusun program-program musik. Sedangkan di Inggris, anak usia TK yang berkemampuan membaca di bawah rata-rata ternyata dapat mengejar ketinggalannya lebih cepat sesudah mengikuti pelajaran musik tambahan. Universitas-universitas di Jepang pun banyak yang mempunyai orkes simfoni sebagai kelanjutan dari pelajaran musik yang diterima di SD, SLTP dan SMU.

Tidak hanya menyeimbangkan otak kiri dan kanan, tapi efek musik juga dapat menyehatkan jiwa, sebagai pendekatan belajar (terutama berhitung), dan mengajarkan sopan santun, sehingga siswa dapat menyalurkan emosinya secara positif untuk mencegah terjadinya tindak kekerasan. Dengan begitu, niscaya kualitas sumber daya manusia Indonesia dapat ditingkatkan.

Juni 24, 2007

NOT PENUH, NOT SETENGAH, NOT SEPEREMPAT

Filed under: Teori Musik — pelopor @ 2:47 am

Sebuah not Penuh Not Penuh dapat diubah menjadi beberapa macam not. Tambahkan sebuah tangkai pada not penuh maka akan menjadi not setengah Not Setengah. Isikan not penuh dan tambahkan sebuah tangkai, maka akan menjadi not seperempat Not Seperempat.

Pada tanda kunci manapun bila not itu terletak di bawah garis ketiga, maka tangkainya ditulis ke atas.
not tangkai ke atas

Dan tangkainya ditulis ke bawah apabila not itu di atas garis ke tiga.
Not tangkai ke bawah

Khusus di garis ketiga, tangkai not boleh ke atas atau ke bawah.

Tangkai yang dituliskan ke atas diletakkan pada sisi sebelah kanan not, sedangkan tangkai yang dituliskan ke bawah diletakkan pada sisi sebelah kiri not.

Mei 30, 2007

NOTASI NOT

Filed under: Teori Musik — pelopor @ 10:12 am

Not balok adalah simbol atau tanda yang diletakkan pada spasi atau garis dalam sebuah Paranada yang menghasilkan rangkaian Nada Musik.

Ini adalah Not penuh pada spasi:
satu-not-penuh-di-spasi.gif

Dan ini Not penuh di garis:
satu-not-penuh-di-garis.gif

Rangkaian not-not penuh di spasi dalam tanda kunci treble (G):
not-not-penuh-di-spasi-dalam-kunci-treble-g.gif

Dan not-not penuh pada garis dalam kunci treble (G):
not-not-penuh-di-garis-dalam-kunci-treble-g.gif

Not-not penuh di spasi dalam kunci bass (F):
not-not-penuh-di-spasi-pd-kunci-bass-f.gif

Dan not-not penuh di garis dalam kunci bass (F):
not-not-penuh-di-garis-pd-kunci-bass-f.gif

Mei 26, 2007

Mengapa Tujuh Not selalu Berulang-Ulang

Filed under: Teori Musik — pelopor @ 6:55 am

Karena Tangga Nada Musik terdiri dari C sampai B yaitu: C D E F G A B kembali lagi C D E F G A B, tinggi atau rendah.Not-not C tersebut berbeda satu sama lain karena yang satu lebih tinggi sementara yang satu lebih rendah dari C yang lain. Not C selalu ada di sebelah kiri kelompok dua tuts hitam.

April 27, 2007

Tujuh Not yang dipakai dalam memainkan Musik

Filed under: Teori Musik — pelopor @ 3:03 pm

Jika kita memainkan not pada alat musik maka not-not yang digunakan selalu not A B C D E F G, yaitu ada 7 not : La Si Do Re Mi Fa Sol. Kalau di not angka kita biasa memainkan tangga nada di mulai dari 1 2 3 4 5 6 7 1 ( Do Re Mi Fa Sol La Si Do), tetapi kalau di Not Balok kita memulainya dari C D E F G A B C.

April 17, 2007

Menentukan Tinggi atau Rendah Nada pada Keyboard/Piano

Filed under: Teori Musik — pelopor @ 1:01 pm

Not-not yang lebih tinggi ada di sebelah kanan papan nada keyboard atau piano, sedangkan not-not yang rendah ada di sebelah kiri papan nada keyboard/piano. Ketika kita memainkan Tangga Nada, maka kita mainkan mulai dari nada yang rendah yaitu dari kiri ke kanan ke nada yang lebih tinggi.

April 14, 2007

Cara Menemukan C di Keyboard atau Piano

Filed under: Teori Musik — pelopor @ 4:14 am

Pada diagram papan keyboard atau piano akan terlihat adanya tuts putih dan hitam. Pemain piano atau keyboard selalu memperhatikan pada kelompok tuts-tuts hitam, ada 2 kelompok: kelompok 2 tuts hitam dan kelompok 3 tuts hitam. Not C selalu berada di sebelah kiri dari kelompok dua tuts hitam.
Papan Tuts

Laman Berikutnya »

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.