MUSIK TEKNOLOGI MIDI

Maret 3, 2017

15. Aksen dan Garis Birama


Sewaktu kita bermain, kita merasakan suatu aksen muncul pada setiap hitungan “1”.

1  2  3  4 , 1  2  3  4 (dst)

Jika kita mempunyai lampu tempo, ini dibikin berkedip setiap hitungan ke 1.

Main lagi dan cek ini.

Jika kita lihat kembali pada musik lagu Merrily We Roll Along, kita akan lihat bahwa suatu seri garis vertikal, disebut “garis birama”, digambar di depan setiap hitungan ke 1.

Merrily We Roll Along

Seperti nampak dalam gambar ada Aksen, garis birama yang membagi musik menjadi” birama”. Jadi setiap lagu mempunyai suatu birama 1, birama 2, dan seterusnya.

Februari 11, 2017

MIDI, PERJALANAN & PERKEMBANGANNYA

1981: Dave Smith dari Sequential Circuits mengetengahkan proposal standarisasi interface untuk Synthesizer atau Universal Synthesizer Interface (USI) pada konvensi AES (Audio Engeneering Sociaty) di New York yang merupakan cikal bakal MIDI (Musical Instrument Digital Interface).

1982: Roland merupakan pemberi konstribusi yang paling besar pada spesifikasi USI, nama MIDI disepakati sebagau pengganti USI dan Prophet-600 dari Sequential Circuit merupakan Synthesizer yang pertama dilengkapi dengan MIDI.

1983: Pada NAMM Show Prophet-600 dan Roland Jupiter-6 melakukan komunikasi antar Synthesizer via MIDI. Yamaha memproduksi DX-7 dan MMA atau (MIDI Manufactures Association) dan JMSC (Japan MIDI Standards Committee) serta IMA (International MIDI Association) didirikan.

1984: JLCooper memperkenalkan pengontrol lampu dengan MIDI (MIDI Controlled Lighting Unit). Roland memproduksi SBX-80 interface MIDI dan SMPTE. Yamaha memproduksi D-1500 Signal Processor yang pertama menggunakan MIDI program Change. Emu memproduksi Sampler Emulator-II dengan 17 detik sampling time yang dilengkapi dengan MIDI.

1985: ATARI memproduksi computer yang pertama dilengkapi dengan MIDI Port dan menguasai seluruh pasar Eropa. Sound Designer bekerja sama dengan Machintos dalam produk Audio Digital. Southworth, Mark of the Unicorn serta Opcode memperkenalkan produk produk MIDI mereka.

1986: JL Cooper memperkenalkan MAGI 16-channel mixer dengan MIDI Automation system dan MIDI MUTE 8-channel Sequencer Controller muting.
MEGAMIX dari MID Inc., mengeluarkan automation mixer yang menggunakan computer (PC) sebagai controller. AKAI memproduksi MPX-820 stand olone mixer yang menggunakan MIDI sebagai controller. MIDI/XLV dari Clarity’s merupakan produksi automation buat LEXICON 224 XL via MIDI, sedangkan LEXICON PCM-70 adalah produksi LEXICON yang pertama yang menggunakan MIDI untuk mengontrol parameter signal processor secara individual via MIDI continous controllers.

1987: MMA menetapkan implementasi MIDI TIME CODE MTC interface MIDI-SMPTE dan SAMPLE DUMB STANDARD interface MIDI dengan Digital Audio. Lota 8-Channel MIDI fader (controller) dipasarkan dengan harga di bawah $US 500. Digidesign memproduksi Q-Sheet, Automisasi MIDI Events untuk Machintos yang dilengkapi dengan MTC dan SMPTE. ADA memproduksi MP-1, MIDI controller untuk mengontrol preamp tabung (Tube preamp).

1988: Alchemy memproduksi alat transmisi Digital Audio lewat SCSI pada Ensoniq EPS dan Emulator III. Digidesign memperkenalkan DSP board yang pertama untuk computer Mac II. Digitech memproduksi IPS-33 harmonic instrument via MIDI. Alesis memproduksi Quadraverb salah satu signal processor MIDI yang banyak digunakan.

1989: Lone Wolf memproduksi MIDITap, MIDI network untuk studio. Digidesign memproduksi Sound Tools, basic Integrated MIDI Sequencer dengan Hrd-Disk recorder. TASCAM memperkenalkan 688 MIDI Studio dan FOSTEX memproduksi R-8 multitrack recorder dengan MTC-1 cikal bakal MIDI Machine Controller (MMC).

 

 

Oktober 4, 2016

Lagu MERRILY WE ROLL ALONG

14. Belajar menghitung ketukan pada lagu Merrily We Roll Along:

C                                              G
3    2    1    2  | 3   3   3   .   | 2   2   2   .   |

1     2    3    4     1   2   3   4     1    2   3   4

C
3    5    5    .   | 3   2   1   2  | 3   3   3   1  |
1     2    3    4    1    2   3   4     1   2    3   4

G                      C
2    2    3    2  | 1    .    .    .  ||
1    2    3    4     1   2   3   4

 

Agustus 3, 2016

Nada nada pada Perubahan Chord

13. Bila menggunakan metode chord single-finger:

  • Mainkan hanya satu nada pada suatu waktu. Jangan biarkan nada nada tumpang tindih.

Bila menggunakan metode fingered chord, tanpa “memory”:

  • Jika chord-chord yang berubah mempunyai sebuah nada yang sama, tidak usah repot untuk menekan kembali nada itu . contoh:

Notes on Chord Changing

  • Nada G selalu ada pada kedua chord, jadi ditahan saja sampai ada perubahan chord.

Bila menggunakan metode chord yang lain:

  • Jika Anda memiliki lampu tempo berkedip, coba untuk mengganti chord chord setiap lampu berkedip.

 

Info:
www.pelopor.com

 

Juni 15, 2016

Bermain Chord C dan G, bersama Rhythm

12. Tekan tombol “start” rhythm dengan tangan kanan Anda sedangkan tangan kiri Anda mainkan Chord “C”. Iringan musik (accompaniment) akan mulai berbunyi.

Alternatif, tekan tombol “synchro-start” (jika ada). Musik pengiring akan mulai berbunyi segera ketika  tangan kiri Anda menyentuh not pada tuts keyboard.

Biarkan Chord C dan rhythm bermain untuk sementara, kemudian ubah ke Chord G.

Setelah beberapa saat tukar kembali ke C.

Info:
pelopor.com

Mei 30, 2016

Chord G

11. Untuk mainkan iringan lagu pertama Anda, Merrily We Roll Along, Anda perlu belajar chord baru: G.

Menggunakan metode chord single-finger:

fingered-chord-left+chord G

Menggunakan metode fingered chord:

fingered-chord-left+chord-fingered-chord-method

Sebelum dilanjutkan, periksa setelan keyboard Anda:
Single-finger chord atau fingered chord + Memory (jika ada).
Rhythm: Rock
Tempo: medium

Info: www.pelopor.com

Februari 2, 2016

Penomoran Jari

Filed under: Kursus Musik Keyboard — pelopor @ 3:10 am
Tags: ,

10. Jari-jari tangan Anda diberi nomor 1 sampai 5:

left-and-right-hands

  • Tangan kiri Anda memainkan Iringan (Accompaniment).
  • Tangan kanan Anda mainkan melody.

Info: www.pelopor.com

Januari 6, 2016

MEMORY

9. Jika keyboard Anda mempunyai tombol “memory” atau kalau di keyboard CASIO CTK-7200 tombol CHORDS ACCOMP ON/OFF, tekan tombol itu. Ini akan “mengunci” chord C ke memory, dan Anda boleh pindahkan tangan kiri Anda dari keyboard bersama-sama.

Coba pola irama yang lain, seperti “Swing”, “Waltz”, Bossa Nova”, dan seterusnya. Biarkan tombol memory “on”, dan keyboard akan melanjutkan memainkan irama musiknya.

Ketika Anda telah selesai mencoba dengan irama-irama tersebut, kembali ke irama “Rock”, dan Stop irama nya.

Info: www.pelopor.com

Desember 24, 2015

IRAMA

8. Sekarang mari kita menambahkan irama (Rhythm) ke chord C.

Di bagian alat musik keyboard Anda yang ditandai “RHYTHM”, pilih “Rock”. Kalau di keyboard CASIO CTK-720 ada di kelompok Pops/Rock/Dance. Tekan tombol START dan sebuah irama style rock drum akan berbunyi. Atur kecepatan dengan tombol “TEMPO” ke angka 100 (kecepatan sedang).

Mainkan dan tekan not C (jika menggunakan metode “single-finger chord”), atau mainkan dan tekan chord C lengkap (jika menggunakan metode “fingered chord”). Anda akan mendengar sebuah iringan musik (accompaniment), yang terdiri dari: Drum, Bas, Piano, Gitar, dll dari Chord C.

www.pelopor.com

Desember 12, 2015

FINGERED CHORD

7. Di dalam keyboard CASIO CTK-7200 dapat dipilih pada mode Fingered 1.

Pada bagian “accompaniment” dari keyboard Anda, mainkan tiga not bersamaan dengan cara menekan tiga tuts keyboard secara serentak:

fingered-chord

Kalau keyboard di nyalakan dan Anda menekan jari kelingking di tuts G, jari telunjuk di tuts C dan ibu jari menekan tuts E, maka akan terdengar sebuah Chord, Ini adalah Chord C.

www.pelopor.com

Laman Berikutnya »

Blog di WordPress.com.