MUSIK TEKNOLOGI MIDI

Januari 5, 2010

Sound Card untuk Home Recording

Sound card merupakan elemen yang paling penting pada rekaman berbasis komputer, karena kualitas suara yang akan dihasilkan sangat ditentukan oleh sound card ini. Sound card atau biasa juga disebut audio converter terbagi menjadi beberapa bentuk yaitu, onboard, PCI, USB dan firewire. Sound card dengan koneksi USB maupun firewire pada mulanya ditujukan buat para pengguna laptop, tetapi saat ini tidak lagi. Sound card mempunyai resolusi dan sample rate : 16bit/44.1KHz, 24bit/96KHz, 24bit/192KHz dll. Semakin besar resolusi maupun sample rate-nya maka kualitas suara yang dihasilkan akan semakin baik walaupun pada akhirnya lagu akan di-burn ke CD yang hanya memiliki resolusi 16bit/44.1KHz. Jumlah input maupun output sound card ada yang hanya masing-masing 1 dan ada yang 2, semakin banyak jumlah inputnya maka semakin banyak instrumen / sumber suara yang dapat kita rekam secara bersamaan pada satu waktu, misalkan untuk merekam drum dibutuhkan 8 input sehingga snare, tom, floor, kick, crash, chinese, ride, hihat dll dapat direkam secara bersamaan dengan masing-masing track yang terpisah. Tetapi, apabila hanya ingin merekam gitar, bass, vokal atau keyboard secara overdub (satu-persatu / dalam waktu yang tidak bersamaan) maka cukup menggunakan sound card yang memiliki 2 input. Selain itu, biasanya sound card juga memiliki fasilitas koneksi yang berbagai macam seperti digital I/O S/PDIF, AES-EBU, MIDI dll. Contoh sound card khusus audio yang biasa dipakai untuk keperluan rekaman yaitu ESI, M-Audio, Echo, E-Mu dll.

Software-software musik memerlukan driver sound card tertentu agar dapat berfungsi secara optimal. Beberapa macam driver tersebut yaitu:

1. ASIO (dipakai pada Tracktion, Cubase, Nuendo, Logic, Guitar Rig dll)

2. MME (Cooledit, Cakewalk, Cegas, Winamp, dll),

3. WDM (Sonar, Power DVD, dll)

4. GSIF (Gigastudio 2.42 atau diatasnya)

ASIO merupakan driver yang dikembangkan oleh Steinberg dan paling banyak dipakai oleh software-software populer saat ini. Pada sound card onboard, SB Live dan sound card sejenisnya tidak memiliki driver ASIO sehingga akan menghasilkan “latency” yang sangat tinggi pada saat melakukan perekaman. Latency adalah jeda atau keterlambatan sinyal yang terdengar (output) pada saat perekaman (input) dilakukan, biasanya dalam satuan milidetik. Jadi misalkan kita teriak “Aaa” sekarang, maka beberapa milidetik kemudian baru terdengar “Aaa” di speaker / headphone kita. Kalau hanya 1 hingga 5 milidetik tidak masalah, tapi kalau 400 sampai 1000 milidetik apakah dibilang tidak bermasalah? Tapi jangan kuatir, saat ini sudah ada driver ASIO yang dapat dipakai pada sound card biasa tersebut, namanya ASIO4ALL. Driver ini dapat didownload secara cuma-cuma di www.Asio4All.com.

Info: http://produser-eksekutif.blogspot.com/2008/10/home-recording-atau-rekaman-di-rumah.html

Info Kabel MIDI: www.pelopor.com

4 Komentar »

  1. itukan drivernya…kalo buat hardwarenya yang bagus apa ya?thnx

    Komentar oleh namakutiwik — Juni 2, 2010 @ 2:48 pm | Balas

    • Sound card merek ESI, M-Audio, Echo, E-Mu dll, bisa digunakan untuk Recording.

      Komentar oleh pelopor — Juli 4, 2010 @ 2:21 pm | Balas

  2. gan nanya donk sorry rada banyak pertannyaannya nubi wa soalne?
    kalo software bayar yang paling bagus apa yah?
    kalo sound card kaya e-mu gitu bisa dukung brp usb slot/jack slot yah?
    kalo sound card udah pake yg bagus,
    software bagus apa kita masih butuh
    – mixer biasa/mixer digital
    – amplifire guitar/bass
    soalnnya ada yang bilang tetap mesti beli amplifire bagus dan mahal kaya marshall
    tapi kalo beli ampli mahal ngapain juga rekam digital mending manual aja pake mixer .
    tolong petunjuknnya suhu soalnnya saya lagi masih baru belajar

    Komentar oleh hobholic — Desember 16, 2010 @ 8:41 am | Balas

    • CUBASE, Fruity loops, SONAR.

      Komentar oleh pelopor — Januari 22, 2011 @ 1:57 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: