MUSIK TEKNOLOGI MIDI

Januari 27, 2010

Tutorial Musik Teknologi MIDI

Untuk melihat Tutorial Musik Teknologi MIDI, silahkan langsung kunjungi:
musicmall.com/cmp/tutindex.htm

Membuat lyrik (text karaoke) dengan Cakewalk

Dengan Cakewalk, kita bisa menambahkan lyrik (text karaoke) dari sebuah MIDI file. Caranya adalahsebagi berikut:
Buka MIDI file yang akan kita buat lyriknya,
Pada track melody, kita pilih dengan klik mouse, kita buka view “Staff”,
Pada window Staff akan nampak tampilan not-not balok, kita klik Mode Lyrick (kotak kecil dengan huruf L),
Setelah itu kita arahkan mouse ke posisi dibawah not balok yang akan kita tulis lyriknya ( letaknya dibawah garis paranada sampai muncul gambar pensil),
Bila sudah muncul gambar pensil, kita klik mouse, kemudian muncul kotak kecil untuk menuliskan suku kata lyrik,
Membuat text karaoke dengan Cakewalk
Lakukan memasukkan lyrik lagu sampai akhir melody,
Setelah selesai, keluar dari window Staff dan kita bisa melihatnya dengan memilih pada menu View – Lyrics, maka akan terlihat lyrik lagu yang sudah kita buat sebelumnya mengikuti melody lagunya.
Akhirnya kita Save pada format .mid dan file midi ini bisa kita mainkan pada alat musik keyboard yang mempunyai fasilitas menampilkan lyric untuk ber karaoke.
Silahkan mencoba.

www.pelopor.com

Januari 5, 2010

Software untuk Home Recording

Software untuk merekam audio & MIDI ada jenis yaitu software shareware (bayar lisensi) dan freeware (bebas bayar). Contoh software yang shareware seperti SONAR, CUBASE, FRUITYLOOP, REAPER (khusus REAPER walaupun masa trial nya sudah habis tetapi fasilitas nya masih bisa digunakan walaupun kita belum membeli lisensi), sedangkan yang freeaware adalah: Music Studio Producer, Sony ACID EXPRESS, MU-LAB, AUDACITY, KRISTAL, dll. dapat di-download dari internet dengan gratis. Selain itu, kalau kita membeli sound card yang khusus audio recording biasanya sudah disertakan sotware audio recording yang cukup bagus dan sudah sangat memadai buat melakukan proses perekaman. Begitu juga efek-efek plugins DirectX maupun VST saat ini sudah banyak tersedia secara gratis di internet.

Ada juga Software untuk mastering yaitu program yang dipakai untuk memproses hasil mixing stereo (2 track L/R) sehingga lagu menjadi layak dengar dan memiliki kualitas maupun kekerasan suara yang setara secara komersil. Lagu hasil mastering inilah yang biasa kamu dengar pada kaset maupun cd komersil dan disebarluaskan. Contoh software tersebut adalah WaveLab dan Sound Forge kalau yang freeware-nya Wavosour, Soundengine dll.

Sumber Info: http://produser-eksekutif.blogspot.com/2008/10/home-recording-atau-rekaman-di-rumah.html

Info Musik Teknologi MIDI: www.pelopor.com

Sound Card untuk Home Recording

Sound card merupakan elemen yang paling penting pada rekaman berbasis komputer, karena kualitas suara yang akan dihasilkan sangat ditentukan oleh sound card ini. Sound card atau biasa juga disebut audio converter terbagi menjadi beberapa bentuk yaitu, onboard, PCI, USB dan firewire. Sound card dengan koneksi USB maupun firewire pada mulanya ditujukan buat para pengguna laptop, tetapi saat ini tidak lagi. Sound card mempunyai resolusi dan sample rate : 16bit/44.1KHz, 24bit/96KHz, 24bit/192KHz dll. Semakin besar resolusi maupun sample rate-nya maka kualitas suara yang dihasilkan akan semakin baik walaupun pada akhirnya lagu akan di-burn ke CD yang hanya memiliki resolusi 16bit/44.1KHz. Jumlah input maupun output sound card ada yang hanya masing-masing 1 dan ada yang 2, semakin banyak jumlah inputnya maka semakin banyak instrumen / sumber suara yang dapat kita rekam secara bersamaan pada satu waktu, misalkan untuk merekam drum dibutuhkan 8 input sehingga snare, tom, floor, kick, crash, chinese, ride, hihat dll dapat direkam secara bersamaan dengan masing-masing track yang terpisah. Tetapi, apabila hanya ingin merekam gitar, bass, vokal atau keyboard secara overdub (satu-persatu / dalam waktu yang tidak bersamaan) maka cukup menggunakan sound card yang memiliki 2 input. Selain itu, biasanya sound card juga memiliki fasilitas koneksi yang berbagai macam seperti digital I/O S/PDIF, AES-EBU, MIDI dll. Contoh sound card khusus audio yang biasa dipakai untuk keperluan rekaman yaitu ESI, M-Audio, Echo, E-Mu dll.

Software-software musik memerlukan driver sound card tertentu agar dapat berfungsi secara optimal. Beberapa macam driver tersebut yaitu:

1. ASIO (dipakai pada Tracktion, Cubase, Nuendo, Logic, Guitar Rig dll)

2. MME (Cooledit, Cakewalk, Cegas, Winamp, dll),

3. WDM (Sonar, Power DVD, dll)

4. GSIF (Gigastudio 2.42 atau diatasnya)

ASIO merupakan driver yang dikembangkan oleh Steinberg dan paling banyak dipakai oleh software-software populer saat ini. Pada sound card onboard, SB Live dan sound card sejenisnya tidak memiliki driver ASIO sehingga akan menghasilkan “latency” yang sangat tinggi pada saat melakukan perekaman. Latency adalah jeda atau keterlambatan sinyal yang terdengar (output) pada saat perekaman (input) dilakukan, biasanya dalam satuan milidetik. Jadi misalkan kita teriak “Aaa” sekarang, maka beberapa milidetik kemudian baru terdengar “Aaa” di speaker / headphone kita. Kalau hanya 1 hingga 5 milidetik tidak masalah, tapi kalau 400 sampai 1000 milidetik apakah dibilang tidak bermasalah? Tapi jangan kuatir, saat ini sudah ada driver ASIO yang dapat dipakai pada sound card biasa tersebut, namanya ASIO4ALL. Driver ini dapat didownload secara cuma-cuma di www.Asio4All.com.

Info: http://produser-eksekutif.blogspot.com/2008/10/home-recording-atau-rekaman-di-rumah.html

Info Kabel MIDI: www.pelopor.com

Januari 4, 2010

Home Recording yang ekonomis

Home recording yang ekonomis maksudnya adalah Home Recording yang pirantinya relatif murah seperti termasuk program audio & MIDI recording yang bahkan ada yang gratis.
Maksud dari Home Recording adalah peralatannya (komputer pc/laptop, kabel midi, program musik audio & MIDI) berskala rumah tinggal, ringkas dan tidak banyak menyita ruangan dalam rumah dan juga praktis, bisa dipindah-pindah serta mudah dalam penggunaannya. Home recording tidak bisa dianggap murahan atau rumahan tetapi Home Recording bisa menghasilkan hasil rekaman yang berkualitas.

Home Recording mempunyai bagian yang terpenting yaitu program atau software musik untuk merekam dan penyuntingan (editing) yang merupakan roh dari suatu sistim komputer untuk melakukan proses merekam audio yang digabung dengan data MIDI.
Selain komputer & software audio & MIDI recording yang berfungsi sebagai Perekam dan Pemroses, ada komponen lainnya yaitu Penghasil data berupa alat musik Keyboard dan Mikrofon.

Sistem berkelas ekonomis dari komputer, hanya dengan prosesor Pentium III yang mempunyai RAM minimal 512 MB + Sound Card (kalau bisa yang mendukung ASIO, supaya saat meng input data MIDI, tidak ada delay saat tuts keyboard ditekan dan suara yang terdengar, kalau sound card tidak support ASIO, kita bisa menggunakan program ASIO4ALL) + Hard disk minimal 10 GB + Sistem Speaker menggunakan Speaker Multimedia atau sistem speaker Compo Player + Software Multi track recorder seperti REAPER (sudah memadai untuk kegunaan merekam audio dan MIDI serta editing yang mudah dan sederhana dan ekonomis bahkan tanpa biaya) + Keyboard MIDI sebagai kontroler data MIDI + Kabel MIDI telah cukup untuk membuat hasil rekaman yang bagus dari Home Recording.

Info Kabel MIDI: www.pelopor.com

Blog di WordPress.com.